Teruntuk tangisan sepanjang malam sepanjang hari
Bertuturlah dengan segala yang telah ada. Ketika merasa bahwa yang lain takada. Bahkan mimpi pun terwujud ketika peluh kering oleh ketakutan. Tuntutan. Sebelumnya mungkin tertidur –keyakinan taksedikit ambil peran-, sebelum benar-benar tahu apa itu angka dan berkata-kata. Melangkah pun masih gontai dalam engahan nafas pula. Ah, berani juga meng-aku-diri. Menampak kaca. Membusung jejak. Seberapa sanggup jika sekadar aku-diri. Congkak, toh tanpa angin debu-debu tak ‘kan berhamburan. Mengekor saja pada ketidaktahuan serba taktentu. Serasa benar-benar mata sebagai sebuah bola. Berputar ke segala arah. Mengintip. Menguntit. Lalu menyalin bersegera. Otak ditimang dalam laguan “nina bobok”. Terjaga, lalu berjalan dengan kelumpuhan.
Dalam lumpur pula kerbau bersembunyi. Busuk tak terperi dalam kucuran air mata tuan pada setiap pori. Menengadah ketika tuan terkapar dalam merdeka. Dera-derita sudah menjadi bahan pertimbangan, mendarah daging bagi tuan. Tuan benar tahan. Kerbau angkat bendera. Di tangan tuan, senjata berselimut darah. Pematang bukan lagi tepat untuk berpijak, bahkan menjingkat. Lumpur jadi pematang atau pematang bermunggah Lumpur? Keduanya kerbau punya kerja. Dengan cita dan rencana, tuan pulang dalam lenggang takterberi arti. Menimba sumur. Bermandi lumpur. Seketika deru-menderu, sorak-sorai. Kerbau mengarak pawai. Dalam Lumpur, lagi tuan menimba sumur.
Nyatalah terjaga. Mimpi buruk siapa ingin punya. Sementara dunia tak sekadar tempurung. Luas dalam mata, tak muat dalam pikiran. Setelah dada bengkak menahan air mata, kini membusung dalam tumpangan. Kasihan akan ketidaksadaran yang tidak berkesudahan pula. Meng-iya saja, biar semakin telanjang ada-nya. Biar sadar makna tanda tanya.
Berkoarlah. Teriakkan bahwa dunia sudah ditangan. Telah ambil bagian dalam kuasa. Teruslah, teruslah ingat dan jangan sampai lupa. Bau-mu telah dimiliki semua orang. Sebentar lagi katarak bercampur nanah. Nikmati saja. Satu tanya kau binasa.
Selamat kepada dewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar